Nana

Tatapan mata nana seindah taman didepan Paulus dan Rosmalen indah dipandang memikat hati enu yang sepi. 
Mata ini tidak perpaling dari wajah nana yang begitu aduhai, senyuman nana yang lebar selebar lapangan UNIKA. 
Rambut keriting, hitam manis semanis gula Ranggu, rasa sayangnya enu tidak bisa dipendam dan berusaha untuk mengungkapkan semua ini dengan puisi sederhana. 
Kadang enu sedikit takut untuk dekat dengan nana karena sikap nana yang cuek dan dingin sedingin kota ruteng, tapi enu akan berusaha sebaik mungkin agar cintanya enu akan jadi miliknya nana. 


Komentar

Geovanya mengatakan…
Deh nana eh
yhagbistilet mengatakan…
Nka rabo ge nana๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚
Anonim mengatakan…
Penasaran dgn nana๐Ÿ˜

Postingan populer dari blog ini

Senjaku tak lagi Bersamamu

Sexy and Holy

Cinta dalam Diam